Teknologi, Kerjasama Pemerintah, dan Kurikulum Holistik
Peran Gereja Terhadap Pendidikan Agama Kristen Bagi Kaum Muda
Abstract
The Church has a major role to play in Christian Education for all members of its congregation, including youth. Youth as successors need to be directed, guided and nurtured so as to become mature disciples of Christ in the faith. But the fact is that the church does not fully think seriously and responsibly about Christian Religious Education, especially for youth. Para leaders have failed in setting the goals of Christian Education for youth. Routine tasks have seized the minds of leaders so as not to have the opportunity to think of earnest and planned coaching within the congregation. Answering these problems, the author raised the topic of research on "The Role of the Church in Christian Religious Education for youth. Through this research, it is hoped that the church will evaluate its role, and seriously consider the effective implementation of Christian Religious Education for youth. Research uses literature methods using books and journals related to research topics and records and collects data to make logical and systematic thinking constructs to answer problems. The results of the study concluded, Pertama, the church placed specifically a spiritual leader who was capable of teaching theology and teaching the Word of God. Second, the Church is open to technology and uses social media to run ministries. Third, the church collaborates with the government and Fourth, the church needs to establish a holistic curriculum to address the problems of the youth.
Gereja mempunyai peran besar terhadap Pendidikan Agama Kristen bagi seluruh anggota jemaatnya, termasuk pemuda. Pemuda sebagai genarasi penerus perlu diarahkan, dibimbing dan dibina sehingga menjadi murid Kristus yang dewasa dalam iman. Namun faktanya gereja tidak sepenuhnya memikirkan dengan serius dan bertanggung jawab terhadap Pendidikan Agama Kristen khusunya bagi pemuda. Para pemimpin telah gagal dalam menetapkan tujuan-tujuan Pendidikan Agama Kristen bagi pemuda. Tugas-tugas rutinitas telah menyita pikiran para pemimpin sehingga tidak memiliki kesempatan untuk memikirkan pembinaan yang sungguh-sungguh dan terencana di dalam jemaat. Menjawab permasalahan-permasalahan tersebut, penulis mengangkat topik penelitian tentang “Peran Gereja terhadap Pendidikan Agama Kristen Bagi pemuda. Melalui penelitian tersebut diharapkan gereja mengevaluasi perannya, dan memikirkan secara serius pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen secara efektif bagi pemuda. Penelitian menggunakan metode literatur dengan menggunakan buku-buku dan jurnal terkait dengan topik penelitian serta mencatat dan mengumpulkan data-data untuk membuat kontruksi berpikir logis dan sistematis menjawab permasalahan. Hasil penelitian menyimpulkan, pertama, gereja menempatkan secara khusus seorang pemimpin rohani yang cakap mengajarkan teologi dan mengajarkan Firman Tuhan. Kedua, Gereja membuka diri terhadap tekhnologi dan menggunakan media sosial untuk menjalankan pelayanan. Ketiga, gereja berkolaborasi dengan pemerintah dan Keempat, gereja perlu membentuk kurikum holistik untuk memnjawab permasalahan para pemuda.
References
Ahmar, Amar, “Perkembangan Teknologi Komunikasi Dan Informasi: Akar Revolusi Dan Berbagai Standarnya.” Jurnal Dakwah Tabligh 13, no.1 (2012): 31-46. https://doi.org/10.24252/jdt.v13i1.300.
Ananda, Winda Resti, “Aktualisasi Pendidikan Agama Kristen Dalam Gereja Sebagai Dasar Pelakasanaan Misi” OSF Preprint, 9 Desember 2021, 1-5. https://doi.org/10.31219/osf.io/v82xb.
Antony, Michael J., Foundations of Ministry An Introduction to Christian Education For A New Generation, Malang: Gandum Mas, 2012.
Banu, Sriwadi, and Novida Dwici Yuanri Manik. “Pengaruh Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Pada Keluarga Yang Tidak Memiliki Ayah.” Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 1 (December 30, 2021): 73–83. https://jurnal.moriah.ac.id/index.php/didache/article/view/49.
Benson, Warren S., “Fondasi Filosofis Pendidikan Kristen” dalam Introducing Christian Education: Fondasi Pendidikan Abad 21, ed. Michael J. Anthony, Jakarta: Gandum Mas, 2017.
Black, Wesley, “Youth Ministry in Christian Education Programs: A Compiled Summary of Youth Ministry Trends.” Christian Education Journal 3, no. 6, Supplement (2009): S-131-132.
Browning , Robert. L., “Pelayanan Pemuda Gereja”, ”, dalam An Introduction to Christian Educations, ed. Marvin J. Taylor, Nashville: Abingdon Press, tt.
Hasdiansyah , Andi dan Yoyon Suryono, “Evaluasi Program Pelatihan Pemuda Dalam meningkatkan SDM di HMI Koordinator Komisariat UNM”, Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat 3, no.1 (2016): 1-15. http://dx.doi.org/10.21831/jppm.v3i1.8062.
Ismail, Andar, ed. “ Ajarlah Mereka Melakukan”, Jakarta: BPK Gunung Mulya, 2011.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2017.
Lewier, Ferry C., “Managemen PAK bagi pemuda/mahasiswa menyongsong dan memasuki abad ke-21”, dalam Ajarlah Mereka Melakukan, kumpulan karangan seputar Pendidikan Agama Kristen, ed. Andar Ismail, Jakarta: Bpk Gunung Mulia 2011.
Mohr, Alan Jay, “The Church is Young Adult Ministry”, dalam An Introduction to Christian Educations, ed. Marvin J. Taylor, Nashville: Abingdon Press.
Nainggolan, John, M., Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Kristiani, Bandung: Bina Media Informasi, 2011.
Piter, John Nainggolan dan Yunardi Christian Zega, “Konsep Kelompok Sel Sebagai Revitalisasi Pendidikan Agama Kristen Dalam Gereja.” Teleios: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1. no.1, (2021): 15-29. https://doi.org/10.53674/teleios.v1i1.24.
Stratton, Samuel J. “Literature Reviews: Methods and Applications.” Prehospital and Disaster Medicine 34, no. 04 (August 7, 2019): 347–349. https://www.cambridge.org/core/product/identifier/S1049023X19004588/type/journal_article.
Tabulau, Imanuel P., “Kajian Teoritis Tentang Konsep Ruang Lingkup Kurikulum Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2 no.1 (2020): 27-38. https://doi.org/10.37364/jireh.v2i1.29.
Tobing, Nancy. F.L., “Kurikulum Pendidikan Agama Kristen di Indonesia.” Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1, no.1 (2020): 77-108. https://doi.org/10.46974/ms.v1i1.8.
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan Bab I Pasal Ayat 1.
Yang , Ferry, Pendidikan Kristen, Surabaya: Momentum, 2016.
Widjaja, Imron, and Lasmaria Nami Simanungkalit. “Christian Religious Education Management, Goverment Service, in Cell Groups on the Quality of the Faith of Church Members in Indonesia Bethel Church of Graha Pena.” MAHABBAH: Journal of Religion and Education 1, no. 1 (2020): 55–69. https://doi.org/10.47135/mahabbah.v1i1.8.
Tanasyah, Samuel, Bobby Kurnia Putrawan, and Yusak Tanasyah. “New Era Management of Millennial Leadership Towards Emotional Intelligence Leadership in Higher Education.” International Journal of Innovation, Creativity and Change 16, no. 2 (2022): 685–698. https://ijicc.net/images/Vol_16/Iss2/16214_Setiawan_2022_E1_R.pdf.
Tanasyah, Yusak, Iswahyudi, and Steven Phang. “Membangun Kepemimpinan Kristen Entrepreneurial Sebagai Landasan Keberhasilan Upaya Memimpin.” QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies 2, no. 2 (2020): 127–146. https://jurnal.widyaagape.ac.id/index.php/quaerens/article/view/19/24.








